fbpx
tempat kursus komputer di cibubur

Apa sih pentingnya berpromosi dengan Google Adwords?

Dalam aktivitas perdagangan dan bisnis, untuk memasarkan suatu barang atau jasa, perusahaan seringkali menggunakan jasa iklan. Inti dari beriklan adalah untuk memperkenalkan, mengingatkan dan mempengaruhi publik agar mau membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan. Tanpa adanya iklan, perusahaan tidak akan bisa secara maksimal mengenalkan produk dan jasanya kepada khalayak luas.

Tapi, sebelum ke materi selanjutnya kamu tahu apa itu Google Adwords?

Google Adwords adalah program periklanan online dari Google untuk membantu anda mempromosikan bisnis, membantu menjual produk atau layanan, meningkatkan kesadaran, dan meningkatkan traffic ke situs.

Dan informasi tambahan, sejak 24 Juli 2018, Google mengubah nama platform iklan dari Google AdWords menjadi Google Ads. Namun secara garis besar, cara penggunaannya sama. Hanya beberapa fitur dan tampilan yang berbeda.

Selain Google AdWords, pada tahun 2003 Google juga meluncurkan Google AdSense yang terpaut jarak 3 tahun setelah Google AdWords yaitu tahun 2000.

Kedua nya tentu memiliki perbedaan yang signifikan. Apa saja perbedaan tersebut? simak terus artikel ini.

Apa Perbedaan Antara Google AdWords\s dan Google AdSense?

Kedua produk ini diciptakan pasti memiliki tujuan dan kegunaan yang berbeda. Perbedaan yang utama dan mendasar adalah Google AdWords digunakan oleh advertiser, sedangkan Google AdSense digunakan oleh publiser.

Google AdWords memungkinkan Anda beriklan di jaringan pencarian Google (termasuk situs-situs mesin pencarian seperti AOL dan Ask.com. Kemudian jaringan Google Display Network yaitu content site dimana iklan akan muncul sesuai target konsumen dan bukan dari hasil pencarian. Tujuan digunakannya Google AdWords ialah untuk mengarahkan traffic audience yang ditargetkan agar berkunjung ke halaman tujuan Anda. Dengan harapan Sebagian traffic ini dapat dikorvesi menjadi sales atau penjualan. Sehingga pengunjung tidak hanya berkunjung, namun juga melakukan pembelian atau aktifitas tertentu.

Dengan Google AdWords, pengiklanan akan membayar biaya dengan jumlah tertentu kepada Google. Biaya yang dibayarkan dapat berupa per klik iklan atau per tayangan iklan.

Sedangkan Google AdSense memungkinkan penerbit atau publisher untuk memonetisasi website atau blog mereka. Guna menghasilkan uang dari iklan Google AdWords yang relevan yang ditampilkan di antara konten mereka. Sedikit informasi tambahan, yang dimaksud memonetisasi adalah kegiatan mengelola website atau blog yang digunakan untuk mencari uang atau sebagai media penghasilan sampingan.

Penerbit akan menerima saldo Adsense setiap satu iklan Google AdWords diklik. Bisanya nominalnya tidak begitu besar. Namun jika website Anda termasuk website yang popular, hal ini adalah cara yag tepat untuk memperoleh uang melalui konten website.

Selain Google AdWords dan Adsense ada juga SEO sebagai salah satu cara untuk dapat mempromosikan dan mengenalkan produk atau profil website perusahaan atau bisnis kamu nih. Bagi kamu yang belum tahu atau ingin menambah wawasan tentang SEO, langsung kita bahas yuk.

SEO atau Search Engine Optimization adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu, dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.

Tujuan SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditergetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung/pelanggan baru. 

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atau SEO juga semakin meningkat. SEO dan dilakukan berhasil jika website Anda memiliki peringkat yang baik pada Serach Engine Result Page (SERP) bukan hanya menampilkan iklan layer berbayar (Ads). Untuk bisa membedakannya, silahkan lihat gambar berikut.

Adapun perbedaan antara Adwords dan SEO dapat dilihat pada tabel berikut.

Lalu, Apa saja kelebihan menggunakan Google AdWords?

  1. Jangkauan Pasar Yang Luas

Google menjangkau 96% pengguna internet di Indonesia dengan berbagai macam perangkat digital, baik itu PC, Laptop, Tablet, atau Smartphone

  1. Tertarget

Adwords memberi Anda kemampuan untuk menampilkan iklan agar menjangkau orang dengan minat yang spesifik yaitu orang yang tertarik dengan produk dan layanan Anda dan menampilkan iklan yang relevan kepada mereka. AdWords menawarkan beragam cara penargetan, antara lain:

  • Kata Kunci

Kata – kata atau frasa yang relevan dengan produk dan layanan Anda, yang digunakan untuk menampilkan iklan ketika pelanggan menelusuri istilah tersebut atau mengunjungi situs web yang relevan.

  • Tempat Iklan

Menampilkan iklan Anda pada mesin pencarian, situs komersial atau situs pribadi.

  • Usia, Lokasi, dan Bahasa

Anda dapat memilih Usia, Lokasi Geografis, dan Bahasa pelanggan Anda

  • Hari, Waktu, dan Frekuensi

Menampilkan iklan anda selama jam atau hari tertentu, dan menentukan seberapa sering (frekuensi) iklan Anda muncul.

  • Jenis Perangkat

Iklan anda dapat muncul pada semua jenis perangkat/gadget, baik itu laptop, tablet atau smartphone. Dan Anda dapat menyesuaikan iklan muncul pada perangkat mana dan kapan.

  1. Terjangkau

Anda dapat menentukan berapa besar biaya yang akan dikeluarkan per harinya, dan Anda hanya akan membayar saat orang mengklik iklan Anda tersebut, bukan per tayang (kecuali jika Anda memilih metode perhitungan jenis Cost Per Million Impression)

  1. Hasil Sangat Terukur

Dengan AdWords, Anda dapat mengetahui jika seseorang mengklik iklan Anda, kemudian melakukan suatu tindakan, misal membeli produk, mengunduh aplikasi, atau memesan melalui telepon. Dengan mengetahui iklan mana yang diklik dan mana yang tidak, Anda dapat dengan cepat mengubah stategi kampanye. Hal tersebut nantinya dapat meningkatkan laba atas investasi Anda.

  1. Sangat Fleksibel

Anda dapat memilih kata kunci apa yang di targetkan, kapan dan bagaimana iklan dimunculkan, dan dapat menentukan apakah mau melanjutkan beriklan, berhenti atau pause terlebih dahulu.

Apa saja Jenis Jaringan Google Ads?

  • Search Network atau Jaringan Penelusuran Google adalah di mana iklan Anda muncul di hasil pencarian dengan keywork yang digunakan. Misalkan kita mempunyai sebuah toko online baju muslim dan Anda menggunakan jaringan penelusuran Google AdWords. Maka ketika ada seseorang yang melakukan pencarian di Google dan mengetik kata pencarian “baju muslim” atau “toko baju muslim”, otomatis iklan Anda akan tampil pada halaman hasil pencarian Google, seperti gambar di bawah.
  • Google Display Network adalah di mana iklan kita akan muncul pada website dan aplikasi Android yang bekerja sama dengan Google/Google Adsense. Berdasarkan data dari Search Engine Lan, jaringan website yang tergabung dalam Google Display Network sangatlah besar di dunia. Total pageviews website yang tergabung dalam Google Display Network melebihi 4 miliar pageviews per bulannya dan sekitar 80% website yang ada di dunia tergabung dalam Google Display Network. Beberapa merupakan website-website ternama, seperti Bisnis.com, Kompas.com, Tribunnews.com, dan lain-lain.

Berbeda dengan Google Search pada Platform Display Network, iklan dapat berupa text, image, flash ataupun video. Ini adalah cara yang  bagus apabila Anda ingin lebih banyak dilihat atau membangun awerness menggunakan beberapa format materi iklan.

Bagaimana Cara Kerja Adwords?

Pada dasarnya para pemasang iklan Adwords akan saling berkompetisi untuk kita kunci yang digunakan. Setiap kali orang mencari sebuah kata, frase atau kalimat di mesin pencari Google, maka Google akan menjalankan sebuah lelang/bidding (secara otomatis) yang akan menentukan iklan siapa yang muncul dan di posisi mana.

Adapun metode perhitungan biaya iklan dalam adwords menggunakan beberapa cara:

  1. Cost per click (CPC) ata Biaya Per Klik (BPK)
    Metode perhitungan CPC adalah yang paling sering digunakan, Anda akan dikenakan biaya setiap kali ada yang mengklik iklan Anda. Jadi, apabila iklan tampil namun tidak diklik oleh orang tersebut maka Anda tidak akan dikenakan biaya apa-apa. Jika ingin berfokus pada klik di iklan dan meningkatkan pengunjung ke situs web, sebaiknya Anda menggunakan penawaran BPK.
  2. Cost-per-thousand impressions (CPM) atau Biaya per seribu tayangan (BPS)
    Anda akan dikenakan biaya setiap ada 1.000 orang yang melihat iklan Anda. Biasanya perhitungan metode ini digunakan untuk iklan yang menggunakan Display Network.
  3. Cost-per-acquisition (CPA) atau Biaya per akuisisi (BPA)
    Cara paling advanced dalam periklanan karena Anda hanya membayar apabila goal iklan Anda terpenuhi. Goal tersebut bisa berupa pendaftaran member, penjualan, lama waktu per kunjungan, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Halo YMII
Silahkan wa kami
Halo
Ada yang bisa kami bantu?